Pelatih Arsene Wenger kini merasa Arsenal menghasilkan performa yang benar - benar brilian atas Man United, namun harus menyerah akibat keselahan pada awal pertandingan dari lini defensifnya.
The Gunners melihat rekor 100 persen mereka di kandang di Premier League berakhir pada akhir pekan ini, saat tim asuhan Jose Mourinho mengkalim kemenangan dengan skor 3-1 dalam sebuah pertandingan yang menegangkan di Emirates Stadion.
Antonio Valencia telah berhasil manfaatkan kesalahan Laurent Koscielnya untuk membawa Manchester United unggul dalam waktu empat menit, usai memanfaatkan umpan Paul Pogba. Setelah itu, Jesse Lingard menyelesaikan peluang bagus yang merupakan hasil dari kerjasama Romelu Lukaku dan Anthony Martia.
Arsenal kemundian memberikan tekanan yang hebat untuk sebagain besar sisa pertandingan. Akan tetapi gol Alexandre Lacazette menjadi sia sia usai Lingard mencetak gol keduannya, menyusul kinerja buruk lini defensif tuan rumah lagi, yang gagal berduel fisik dengan Paul Pogba sebelum mengirim umpan.
Arsene Wenger sangat bangga dengan usaha menyerang para pemainnya, namun ia merasa marah karena usaha mereka menjadi sia-sia akibat kurang konsentrasi di menit - menit awal permainan.
"Kami sama sekali tidak memulai dengan baik di belakang, tapi secara keseluruhan penampilan kami adalah sangat brilian," katanya kepada BBC Sport.
"Itu adalah hantaman besar secara psikologis dengan tertinggal denang skor 2-0 di awal. Bila anda bermain di kandang, itu tidak boleh terjadi," ujar Arsene Wenger.
Arsenal memiliki 75 persen penguasaan bola dan kumpulkan 33 tembakan, namun digagalkan oleh pertahanan United yang kuat dan penampilan luar biasa dari kiper David de Gea.







0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.